Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur Saat
Di Gedung DPRD Banten (Dok. Tribun Banten) 

Okasitv.com - Serang - Aksi penipuan dengan menggunakan akun media sosial mencatut nama serta foto pejabat Banten kembali terjadi. Kejadian tersebut kali ini dialami Ketua Komisi II DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Banten Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Iip Makmur.

Selain menjabat Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Fraksi PKS, Iip juga merupakan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lebak periode 2020-2025.

Dilansir dari Radarbanten.co.id, Nama Iip Makmur dicatut oleh orang yang tidak dikenal di media sosial. Penipu menawarkan bantuan program pembangunan musala, majelis taklim, hingga pondok pesantren.

Iip Makmur mengaku tidak mengetahui siapa orang yang mencatut namanya dan keluarganya ini.

Ia mengetahui bahwa namanya dicatut dari laporan koleganya yang memberitahu bahwa namanya dicatut di media sosial Facebook.

“Iya itu oknum, di Facebook, oknum itu nawarkan bantuan pondok,” kata Iip,  Selasa, 18 Juli 2023.

Iip sempat mendapatkan kiriman screenshoot percakapan antara oknum itu dengan salah satu koleganya.

Caption : Nomor Palsu Profilnya Ketua DPD PKS Lebak

Pada screenshoot itu terlihat bahwa oknum yang mengatasnamakan Iip Makmur itu menghubungi koleganya untuk meminta informasi jika terdapat pondok atau majelis taklim dan masjid yang tengah membutuhkan bantuan biaya dalam proses pembangunannya.

Oknum itu menyebut, keluarga besar Iip Makmur saat ini mempunyai program sedekah yang merupakan amanah untuk membantu pondok pesantren yang tengah membutuhkan biaya. 

Padahal, kata Iip, dirinya maupun keluarga besarnya tidak mempunyai program itu.

“Jika pun akan bersedekah, kita akan turun langsung, tidak menawarkannya seperti itu,” katanya.

Politisi PKS ini menduga bahwa oknum itu memanfaatkan namanya untuk melakukan penipuan. 

Adapun modusnya yaitu dengan memberi bantuan, namun meminta setoran awal terlebih dahulu. 

“Kurang paham. Mungkin akan ngasih bantuan modusnya tapi harus setor dulu,” duganya.

Iip pun mengimbau seluruh warga Banten dan para netizen di media sosial untuk tidak termakan tipuan dari oknum yang mencatut namanya. 

Karena, selain di media sosial Facebook, oknum itu juga mencatut namanya di akun WhatsApp.

“Jika ada yang menghubungi dengan nomor 082181989416 jangan ditanggapi, itu nomer palsu yang mengatasnamakan saya. Langsung laporkan saja,” pungkas politisi PKS ini. (Dih)